Home / KOLOM DOSEN / Kurban Menurut Islam (11)

Kurban Menurut Islam (11)

KURBAN MENURUT ISLAM (11)
SYARAT-SYARAT BAGI SESEORANG YANG DIPERINTAHKAN UNTUK BERKURBAN
Ahmad Thib Raya
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Seseorang yang diperintahkan untuk berkurban harus memenuhi syarat-syarat. Syarat-syarat itu telah disepakati oleh para ulama, yaitu seorang muslim, bukan kafir, yang merdeka, bukan budak, yang balig, sudah dewasa, bukan anak-anak, yang berakal, tidak gila, tidak hilang akanl, mukim yang mampu, bukan musafir.

Namun demikian, ulama berbeda pendapat dalam hal seseorang yang sedangan safar (melakukan perjalanan), dan anak-anak. Perbedaan pendapat ulama itu dapat dilihat sebagai berikut.

Golongan Hanafiyyah berpendapat bahwa seseorang yang sedang safar tidak diperintahkan untuk melakukan kurban. Dasarnya adalah bahwa Abu Bakar dan Umar, ketika dalam keadaan safat tidak melakukan kurban. Dasar lainnya adalah Ali menyatakan: “Seseorang yang sedang safar tidak melakaukan salat Jumat dan pula melakukan kurban.”

Golongan Malikiyyah menyatakan bahwa berkurban itu disunnatkan bagi orang-orang yang tidak sedang melakukan ibadah haji, sebaba bagi orang yang sedang haji menyerahkan hewan disembelih sebagai hadyu (sedakah) dalam ibadah haji. Orang setiap orang tidak melakukan ibadah haji, disunnatkan secara mutlak, baik bagi seseorang yang sedang berada di negerinya maupun yang sedang melakukan safar.

Golongan Syafi’iyyah dan Hanabilah menyatakan bahwa: “Dsinnatkan untuk melakukan kurban kepada setiap muslim, yang sedang safar, seseorang sedang melakukan haji, atau selain keduanya.. Dasarnya adalah bahwa Rasulullah saw melakukan kurban untuk para isterinya ketika sedang berada di Mina saat melakukan haji.

Dari pendapat-pendapat ulama di atas dapat disimpulkan bahwa syarat-syarat umum bagi seseorang yang melakukan berkurban adalah muslim, merdeka, balig, dan beraal, dan mukim. Tentang yang musafir dan sedang haji, ulama berbeda pendapat. Ada yang menyatakan bahwa kurban itu sunnat bagi yang musafir, atau yang mukim (tidak mufasir). Bagi yang sedang haji juga disunnatkan untuk kurban.

Semoga pesan ini bermanfaat bagi kita. Āmīn. Wallāhu a’lam bi al-shawāb. Kotabaru-Kalimantan Selatan, Hotel Grand Surya, Kamis pagi, tanggl 16 Agustus 2018.

About Hasanudin, M.Pd

Admin Web PBA : Hasanudin, M.Pd. | Web : www.hasanudin.id

Check Also

Edukasi Kosmologi dalam Isra Mikraj Nabi

Dr. Muhbib Abdul Wahab, M.A.Dosen Pascasarjana FITK UIN Syarif Hidayatullah dan UMJ PENDUDUK Mekkah pernah heboh …

Tinggalkan Balasan