Home / KOLOM DOSEN / Kurban Menurut Islam (13)

Kurban Menurut Islam (13)

KURBAN MENURUT ISLAM (13)
TENGGAT WAKTU UNTUK MELAKUKAN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN
Oleh : Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, M.A.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Pada umumnya kita tahu bahwa penyembelihan hewan kurban itu dilakukan selama empat hari, mulai pada hari Hari Raya Idul Adha hingga hari tasyriq yang ketiga (mulai tanggal 10 s.d. 13 Zulhijjah). Kita tidak tahu parsis, kapan penyembelihan itu mulai dilakukan dan kapan harus berakhir. Para ulama mazhab berbeda pendapat tentang waktu untuk memulai penyembelihan dan kapan harus berakhir. Artinya para ulama berbeda pendapat tentang awal dan akhir waktu untuk melakukan penyembelihan hewan kurban. Perbedaan pendapat ulama tersebut dapat dikemukakan sebagai berikut.

  1. Golongan Hanafiyyah menyatakan awal waktu untuk melakukan penyembelihan hewan kurban pada saat terbit fajar pada hari Raya Idul Adha (10 Zulhijjah) dan berlangsung hingga sebelum terbenam matahari pada hari ketiga (12 Zulhijjah). Artinya, penyembelihan dapat dilakukan pada hari Idul Adha dan dua hari sesudahnya. Penyembelihan pada malam hari hukumnya makruh.
  2. Golongan Malikiyyah menyatakan bahwa waktu penyembelihan dimulai oleh imam Salat Idul Adha setelah melaksanakan salat dan khutbah Id. Tidak diperbolehkan melakukan penyembelihan sebelum salat Udul Adha. Yang bukan imam boleh melakukan penyembelihan pada hari pertama, setelah imam melakukan penyembelihan. Tidak sah bagi mereka yang tidak menjadi imam melakukan penyembelihan sebelum imam. Waktu penyembelihan itu dapat berlangsung hingga terbenam matahari pada hari ketiga dari hari nahar (tanggal 13 Zulhijjah).
  3. Golongan Syafi’iyyah menyatakan bahwa penyembelihan hewan kurban dapat dimulai beberapa waktu setelah terbit matahari, kira-kira sama dengan waktu pelaksanaan dua rakaat salat dan dua khutbah. Waktu yang paling afdah adalah awal waktu duha. Penyembelihan dapat berlangsung pada siang dan malam hari hingga akhir hari tasyriq (tanggal 13 Zulhijjah). Menyembelih pada malam hari hukumnya makruh.
  4. Golongan Hanabilah menyatakan bahwa penyembelihan hewan kurban dapat dimulai pada siang hari setelah pelaksanaan salat Idul Adha dan dua khutbah. Tidak sah melakukan penyembelihan sebalum melaksanakan salat Idul Adha. Waktu penyembelihan itu dapat berlangsung hingga akhir hari kedua dari hari tasyriq.

Namun demikian, mereka sepakat menyatakan bahwa waktu yang paling utama untuk melakukan kurban adalah hari pertama (pada tanggal 10 Zulhijjah) mulai dari setelah melaksanakan salat Idul Adha hingga sebelum tergelincir matahari. Kesepakatan waktu yang paling utama itu didasarkan pada hadis Rasulullah yang berasal dari al-Barra’ bin Azib yang menyatakan bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Sesungguhnya awal waktu untuk memulai penyembelihan kurban itu Adalah pada hari ini (Hari Idul Adha, 10 Zulhijjah), kita salat, lalu kita pulang, lalu kita menyembelih hewan kurban. Barangsiapa yang melakukan pada saat itu, maka dia telah mengikuti sunnah kami. Barangsiapa yang melakukan penyembelihan sebelum itu, maka hewan yang disembeluh itu bukanlah hewan kurban.” HR Bukhari dan muslim.

Semoga pesan ini bermanfaat bagi kita. Āmīn. Wallāhu a’lam bi al-shawāb. Jakarta-Kediaman Matraman, Senen subuh, tanggl 20 Agustus 2018.

About Hasanudin, M.Pd

Admin Web PBA : Hasanudin, M.Pd. | Web : www.hasanudin.id

Check Also

Edukasi Kosmologi dalam Isra Mikraj Nabi

Dr. Muhbib Abdul Wahab, M.A.Dosen Pascasarjana FITK UIN Syarif Hidayatullah dan UMJ PENDUDUK Mekkah pernah heboh …

Tinggalkan Balasan