Home / KEMAHASISWAAN / HMJ / Prof. HD. Hidayat Menjadi Pembicara Seminar ALF 2019

Prof. HD. Hidayat Menjadi Pembicara Seminar ALF 2019

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar acara akbar tahunan yang dikenal dengan nama aLF (al-‘Arabiyyah Lil Funun) atau Pekan Eksplorasi Bahasa Arab.

Salah satu rangkaian acara dalam kegiatan ini adalah seminar nasional yang diselenggarakan di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah pada Senin (23/9/2019) lalu. Seminar nasional ALF SANTRI tahun ini mengusung tema Meneguhkan Peran Strategis Santri dalam Mengembangkan Bahasa Arab di Era Milenial untuk Indonesia Berkemajuan.

Di tengah aktifitas yang padat, Prof. Dr. H. Dayat Hidayat, M.A menyempatkan untuk hadir dan memenuhi undangan sebagai narasumber dalam kesempatan tersebut. Beliau memulai pidatonya menggunakan bahasa Arab. Tentunya bukan hal sulit bagi beliau untuk berbicara bahasa Arab karena sejak dulu beliau sudah belajar bahasa Arab hingga negeri Arab tepatnya di Sudan.

“Alumni PBA yang notabanenya adalah lulusan pesantren harus membantu mengembangkan bahasa Arab serta pendidikan Islam di Indonesia.” ujar beliau pada Senin (23/9/2019) di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah.

Dalam kesempatan tersebut, beliau membahas mengenai pendidikan keagamaan Islam di pesantren. Beliau berpesan bahwa pesantren di era teknologi informasi ini dalam menjalankan visi dan misinya sebagai lembaga pendidikan Islam harus mampu mencetak kader ulama yang tafaqquh fid-din dan pengembang keilmuan Islam dalam rangka pembentukan masyarakat muslim yang memiliki integritas sosial dan mampu menghadapi perkembangan zaman, serta tetap memperhatikan moto yang populer di kalangan pesantren yaitu:

المُحَافَظة عَلَى القَدِيْمِ الصَالِح وَالأَخْذُ بِالجَدِيْدِ الأَصْلَح

Yang pertama (المُحَافَضَة عَلَى القَدِيْمِ الصَالِح) adalah mempertahankan tradisi pesantren dalam pengalaman akidah, syari’ah, dan akhlak yang sudah berurat berakar di kebanyakan masyarakat Nusantara, demikian pula sistem pendidikan, termasuk kurikulum. Adapun (الأَخْذُ بِالجَدِيْدالأَصْلَح) adalah dalam bentuk memanfaatkan media elektronik dalam rangka menghasilkan pembelajaran yang efektif dan efisien, dan pengembangan yang diperlukan sehubungan dengan strategi pembelajaran. Pengembangan yang dimaksud sebagaimana di atas perlu diujicobakan terlebih dahulu melalui program pendidikan terkait yang berada di lingkungan pesantren, seperti pada program pendidikan diniyah formal, pendidikan diniyah non formal, pendidikan muadallah atau pendidikan tinggi di pesantren itu.

Sebagai penutup beliau berpesan, “belajar bukan hanya dihafal, tetapi juga diamalkan”. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh pegiat bahasa Arab untuk terus mengupgrade ilmu pengetahuannya dan mengimplementasikan keilmuannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga para pegiat bahasa Arab khususnya santri mampu mengambil peran strategis bagi perkembangan Bahasa Arab di era ini.

Penulis: Shiffany Maulida Hijjah, Nur Ma’al Lu’lu R.H.A

About Hasanudin, M.Pd

Admin Web PBA : Hasanudin, M.Pd. | Web : www.hasanudin.id

Check Also

Pembukaan ALF Santri 2019

ALF Santri 2019 resmi dibuka pada hari Senin, tanggal 23 September 2019 dengan kegiatan SEMINAR …

Tinggalkan Balasan